Yang paling utama, mereka ngebuat gue ikutan nonton (beberapa) pertandingan mereka. Sebelumnya, males. Ga tau kenapa. Mungkin karena, buat gue, sepakbola Indonesia itu identik sama suporter
Malam ini, kita harus terima kalau timnas kalah dari Malaysia. They gave their best. I'm pretty sure Indonesia can see that. They were good, but - me, personally - will admit that Malaysia did play better. Their defense was FUCKIN' CRAZY!
They deserve to win.
So, congratulation ya Malaysia!
:)
Alasan lain kenapa kita harus berterimakasih pada timnas : the made us, Indonesians, unite.
Tanpa butuh hashtag apa-apa di Twitter. Tanpa harus ngibarin bendera di rumah. Tanpa kultwit. Tanpa apa pun kecuali prestasi.
For me, that's pretty awesome.
No. Correction.
That's FUCKING AWESOME.
#GarudaFightsBack jadi Trending Topic di Twitter.
For once, kita nyumbangin Trending yang bener-bener worth paying attention for. We don't mind if the world knows because we're PROUD!
If that doesn't give you - even the slightest - warm feeling in your heart, something's wrong with you, dude!
Gue jadi mikir. Semua euphoria itu, apa itu karena kita udah lama banget gak ngerasain apa yang dirasain selama beberapa minggu ini?
Rasa bersatu, rasa bangga pada Indonesia.
Karena selama ini, kita terbiasa dengan berita-berita jelek. Menteri-menteri taikucing. Parpol-parpol sampah. Pejabat-pejabat korup. Anggota-anggota dewan bodoh. Presiden yang........................... ah, sudahlah.
*melengos*
Gue ga masalah sama orang-orang yang sinis. Menganggap ini cuma sementara atau apalah. Gue juga dulu gitu kok terhadap suatu 'gerakan' nasionalis diwakilkan lewat sebuah hashtag. Kenapa yang ini nggak? Karena gue ngeliat prestasi. Bukti nyata. Dan gak ada motif untuk sekalian dagang.
*batuk kering*
Intinya sih, selain berterimakasih untuk prestasi dan - secara ga langsung - ngebuat Indonesia bersatu, gue berterimakasih karena mereka ngebuat gue *sedikit* yakin kalau sepakbola kita bisa lebih baik lagi. Ya tentu saja, Nurdin Halid harus dibuang sejauh mungkin. Kalau perlu, dia dimasukin tong sampah, trus tong sampahnya dibuang ke neraka. If we can get rid of that douche, I'm sure our football can do much better. And yes, I think we should KEEP Riedl.
Why? Maybe you can read this.
Jadi, terima kasih ya, Timnas!
Kalian ngebuat gue bangga. Bangga sebagai orang Indonesia? Mungkin. Sedikit. Tapi, lebih bangga karena - ternyata - gue punya timnas yang tidak gampang menyerah!
So it's not about the trophy, it's about the fight!
:)
PS : I think Bambang Pamungkas is cute. Kind of sexy. Why? He's a football player that COOKS and got an awesome taste in music. *blushes* Hell, couple of days ago he tweeted about listening to Jay-Z. F yeah, right?! haha.
AWESOME MATCH, GUYS!
We're proud!
:)
x
0 yaddayaddayadda:
Post a Comment